Jadi Lebih Fokus dan Produktif dengan Teknik Pomodoro

Semua orang ingin jadi lebih produktif. Ingin belajar lebih efisien, bisa tetap fokus saat bekerja, bisa benar-benar mengerjakan to-do list, dan bisa mencapai goal. Namun, kebanyakan orang memiliki masalah yang sama yaitu sulit memanajemen waktu mereka.

Apalagi saat ini kita sangat mudah terdistraksi, mulai dari notifikasi handphone hingga tontonan series yang lebih menggiurkan dibanding belajar atau bekerja. Rasanya selalu ada saja hal lain yang lebih menarik untuk dilakukan: belanja baju yang udah lama ada di shopping cart, cek harga tiket buat jalan-jalan, curhat sama teman, intinya apa saja selain belajar.

Kalau kamu sering menunda-nunda, coba deh tanyakan ke diri kamu apa sebenarnya yang menjadi alasan. Karena menurut sejumlah riset, ada 4 tipe penunda dengan masing-masing alasannya sendiri.

Lalu apa solusinya? Berhenti mengerjakan sesuatu secara random. Sebaliknya, buat rencana untuk mengerjakan tugas-tugas penting dan kerjakan masing-masing dengan penuh fokus. Kalau kamu cari di internet, ada begitu banyak tips & trik produktivitas. Mungkin kamu sendiri bingung dan bertanya-tanya, mana ya yang akan efektif bagi saya?

Salah satu teknik produktivitas yang paling terkenal adalah Pomodoro. Apa itu teknik Pomodoro? Simak artikel di bawah ini.

Cara Melakukannya

Cara Melakukannya source: giphy.com

Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Fransisco Cirillo pada tahun 1980-an. Kata ‘pomodoro’ ini sebenarnya merupakan bahasa Spanyolnya ‘tomat’. Kenapa tomat? Jadi waktu masih berstatus mahasiswa, Cirillo memakai timer berbentuk buah tomat untuk mengatur jam belajarnya.

Lalu bagaimana menerapkan teknik Pomodoro? Teknik ini bisa dibilang salah satu metode produktivitas yang paling mudah untuk dilakukan. Pilih tugas yang paling menjadi prioritas, kemudian fokus mengerjakannya selama kurang lebih 25 menit. Setelah waktu habis, ambil jeda selama 5 menit. Ulangi pola tersebut selama 4 kali. Setelah 4 kali, bisa istirahat lebih lama misalnya 15-30 menit. Durasi ini juga bisa disesuaikan dengan masing-masing orang.

Melatih fokus

Melatih fokus source: giphy.com

Teknik Pomodoro melatih otakmu untuk fokus pada satu hal dalam waktu singkat dan mengikuti tenggat waktu alih-alih multitasking. Seperti yang kita tahu, tugas yang lebih kecil lebih mudah untuk dikerjakan karena kamu tidak merasa terbeban saat membayangkannya. Seiring waktu, teknik ini bahkan bisa membantu meningkatkan rentang perhatian (attention span) dan konsentrasimu. Selain itu, jeda yang dibuat teratur dapat meningkatkan motivasi serta membuatmu tetap kreatif.

Menanamkan rasa urgensi

Menanamkan rasa urgensi source: giphy.com

Alih-alih merasa kamu harus belajar atau bekerja tanpa ada batasan waktu yang jelas dan akhirnya malah menghabiskan waktu berjam-jam menunda melakukannya, dengan teknik Pomodoro kamu jadi punya durasi waktu dengan awal dan akhir yang jelas yaitu 25 menit.

Selain itu, jeda istirahat juga membantu mengurangi perasaan lelah yang sebagian besar kita alami saat di penghujung hari. Jika kita biasanya menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer tanpa jeda, dengan teknik ini kamu jadi memiliki pengingat untuk bangun sejenak dari kursi untuk meregangkan tubuh dan rehat.

Jauhkan diri dari distraksi

Jauhkan diri dari distraksi source: giphy.com

Matikan notifikasi handphone-mu supaya kamu tidak mudah terdistraksi dengan bunyi notifikasi chat ataupun email. Kalau bisa, taruh handphone­ di tempat yang jauh darimu atau bahkan di ruangan yang berbeda. Semakin sulit kamu mengakses hal-hal yang mengganggumu, semakin mudah juga kamu melakukan teknik ini dengan lancar.

Saat ini juga sudah ada banyak situs dan aplikasi untuk menerapkan teknik Pomodoro ini. Ada beberapa situs dan aplikasi yang “mengunci” layar laptop atau smartphone-mu sehingga kamu tidak bisa mengaksesnya. Ada juga yang menyediakan fitur personalisasi sehingga kamu bisa mengunci beberapa aplikasi yang kamu tahu akan mudah membuatmu terdistraksi.

Saat distraksi datang dari luar

Saat distraksi datang dari luar source: giphy.com

Jika kamu biasanya terdistraksi karena gangguan dari luar seperti teman yang mengajak ngobrol, chat dari atasan, atau meeting mendadak, kamu punya 2 pilihan: tidak melanjutkan teknik Pomodoro yang sedang kamu lakukan sampai habis atau menunda distraksi tersebut sampai kamu menyelesaikan Pomodoro-mu.

Jika kamu bisa melakukan pilihan yang kedua, kamu bisa menerapkan strategi “informasikan, negosiasi, bicarakan”. Pertama, beri tahu orang tersebut bahwa kamu sedang melakukan sesuatu. Negosiasikan kapan kamu bisa kembali menghubungi mereka. Saat sudah selesai, segera kontak mereka seperti yang sudah dinegosiasikan.

Jeda bukan pilihan

Jeda bukan pilihan source: giphy.com

Saat sedang asyik-asyik mengerjakan tugas, kamu berpikir mungkin jeda tidak terlalu penting dan akhirnya kamu melewatinya. Padahal, jeda ini juga tak kalah penting. Oleh karena itu, jangan sampai kamu melewatinya ya. Manfaatkan waktu yang singkat tersebut misalnya untuk meregangkan tubuh, minum air agar tubuh tidak kurang cairan, atau hal lainnya.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menerapkan teknik Pomodoro ini, misalnya belajar untuk ujian akhir semester, menyelesaikan pekerjaan dari atasan, atau melatih kemampuan bahasa. Untuk kamu yang lagi ingin memperlancar bahasa Inggrismu, teknik ini juga bagus untuk kamu padukan dengan Cakap English Club. Jadi setelah belajar materi di kelas, kamu bisa mengulangnya dengan teknik Pomodoro deh. Selamat mencoba!

cakap english club

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google