11 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan dan Dalilnya

hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan

Puasa termasuk ke dalam lima rukun Islam. Kewajiban seorang umat muslim dalam berpuasa sudah tertera pada Surah Al-Baqarah: 183. “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Saat berpuasa, banyak sekali pantangan yang pastinya tidak boleh kamu lakukan. Tidak hanya menahan rasa lapar dan haus, namun juga kamu perlu menghindari hal-hal yang membatalkan puasa. Apa saja hal-hal tersebut? Berikut hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan

source: giphy.com

1. Makan dan Minum

Hal yang paling utama saat kamu berpuasa adalah menahan rasa lapar dan haus. Nah, hal yang membatalkan puasa yang pertama ini adalah makan serta minum dengan sengaja.

Makan dan minum selama puasa Ramadhan hanya dapat dilakukan sebelum fajar (waktu subuh) dan setelah matahari terbenam (Maghrib). Dasarnya adalah Surah al-Baqarah: 187, ” … makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam …”

Namun, apabila kamu makan dan minum secara tidak sengaja atau lupa, maka kamu boleh tetap melanjutkan puasamu dengan cara segera membuang makanan atau minuman yang tersisa di mulut kamu.

Hal ini dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW, “Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan minuman itu”. (H.R. al-Bukhari 1797 dan Muslim 1952).

Baca Juga: Tips Puasa Ramadan Agar Kamu Tetap Bersemangat

Tambah Skill Gratis di Cakap Upskill, Live di Aplikasi Cakap!

2. Muntah dengan Sengaja

Jika kamu secara sengaja muntah atau memasukan benda ke mulut sehingga kamu muntah, maka batal puasa kamu nih, Sobat Cakap. Namun, apabila muntahmu dikarenakan sakit atau tidak disengaja, maka kamu masih bisa melanjutkan puasa kamu.

Nabi Muhammad bersabda, “Siapa yang tidak sengaja muntah, maka ia tidak diwajibkan untuk mengganti puasanya, dan siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasanya”. (H.R al-Tirmidzi 653 dan Ibn Majah 1666). Jadi, muntah dengan sengaja merupakan salah satu hal yang membatalkan puasa Ramadhan.

3. Merokok

Sama dengan makan dan minum, merokok merupakan hal yang membatalkan puasa karena termasuk aktivitas menghisap asap melalui mulut secara sengaja. Berikut keterangan dalam Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain:

“Sampainya ‘ain ke tenggorokan dari lubang yang terbuka secara sengaja dan mengetahui keharamannya itu membatalkan puasa…seperti mengisap asap (yang dikenal sebagai rokok).” (Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani, Nihayatuz Zain fi Irsyadul Mubtadiin, Beirut: Darul Fikr, juz 1, halaman 187)

4. Hubungan Badan Saat Berpuasa

Di antara waktu mulai dari fajar terbit hingga matahari terbenam saat berpuasa, melakukan hubungan badan dengan suami atau istri secara sengaja merupakan hal yang membatalkan puasa Ramadhan. Berhubungan badan dapat membatalkan puasa karena tidak dapat menahan nafsu saat berpuasa.

Untuk mengganti puasa yang telah batal, suami-istri wajib menggantinya di luar bulan Ramadhan. Selain itu, suami-istri juga wajib hukumnya membayar kafarat dengan tiga pilihan, yaitu memerdekakan seorang budak. Jika tidak mampu, suami-istri wajib berpuasa 2 bulan berturut-turut. Atau jika tidak mampu, suami-istri dapat memberi makan 60 orang miskin.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Seorang laki-laki datang menghadap Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan berkata, “Celaka diriku wahai Rasulullah.” Beliau bertanya: “Apa yang telah mencelakakanmu?” Laki-laki itu menjawab, “Saya telah menggauli istriku di siang hari pada bulan Ramadhan.”

Beliau bertanya: “Sanggupkah kamu untuk memerdekakan budak?” Ia menjawab, “Tidak.” Beliau bertanya lagi: “Sanggup kah kamu berpuasa dua bulan berturut-turut?” “Tidak.” jawabnya, Beliau bertanya lagi: “Sanggupkah kamu memberi makan kepada enam puluh orang miskin?” Ia menjawab, “Tidak.” Abu Hurairah berkata; Kemudian laki-laki itu pun duduk, sementara Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diberi satu keranjang berisi kurma.

Maka beliau pun bersabda: “Bersedekah lah dengan kurma ini.” Laki-laki itu pun berkata, “Adakah orang yang lebih fakir dari kami. Karena tidak ada penduduk di sekitar sini yang lebih membutuhkannya daripada kami.” Mendengar ucapan itu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tertawa hingga gigi taringnya terlihat. Akhirnya beliau bersabda: “Pulang lah dan berilah makan keluargamu dengannya.” (HR. Muslim) [No. 1111 Syarh Shahih Muslim] Shahih.

Baca Juga: 5 Kegiatan Ramadhan di Rumah yang Menambah Amalan

Buat Akun Baru di Cakap, Dapatkan Cakap Club Gratis 14 Hari

5. Haid/Nifas

Haid atau datang bulan pada saat berpuasa adalah hal yang membatalkan puasa kamu. Saat berpuasa, tubuh harus berada dalam keadaan yang suci. Sedangkan, saat datang bulan atau nifas, darah yang dikeluarkan tubuh merupakan darah kotor yang dapat membatalkan puasa.

Perempuan setiap bulannya pasti mengalami datang bulan atau haid. Maka, untuk para perempuan yang datang bulan saat di bulan Ramadhan, dapat mengganti puasanya sejumlah hari haid di luar bulan Ramadhan. Hal ini juga berlaku pada para perempuan yang nifas, saat perempuan mengeluarkan darah akibat proses melahirkan.

Diriwayatkan Aisyah, “Kami (kaum perempuan) di perintahkan untuk mengganti puasa yang di tinggalkan, tetapi tidak di perintahkan untuk mengganti sholat yang di tinggalkan”. (H.R. Muslim 508)

6. Hilang Akal/Gila

Hilang akal atau gila merupakan salah satu hal yang membatalkan puasa Ramadhan. Hal ini dikarenakan salah satu syarat wajib untuk bisa melaksanakan ibadah puasa adalah berakal sehat. Bagi seorang muslim yang kehilangan akal sehatnya atau gila, maka tidak diwajibkan untuknya berpuasa.

Sehingga, apabila ada seseorang yang kehilangan akalnya saat berpuasa maka puasanya dianggap batal. Hal yang sama berlaku juga kepada orang yang menderita penyakit ayan atau epilepsi, maka batal puasanya apabila penyakit tersebut terjadi sepanjang hari. Termasuk juga bagi orang muslim yang kehilangan kesadarannya atau dalam keadaan mabuk, maka batal lah puasa mereka.

7. Bekam

Banyaknya pendapat mengenai bekam saat berpuasa oleh para ulama mengundang banyak tanya. Apakah bekam adalah hal yang membatalkan puasa? Namun, rata-rata ulama berpendapat bahwa sebenarnya bekam tidak membatalkan puasa.

Seperti keterangan dari Ibnu Abbas r.a.: “Bahwa Rasulullah SAW pernah berbekam dalam keadaan ihram dan pernah pula berbekam dalam keadaan puasa,” (HR Bukhari dan Ahmad).

Namun, bagi orang yang lemah dan kondisi tubuhnya tidak bagus, tidak disarankan untuk berbekam di siang hari bulan Ramadhan. Karena, hal itu dapat mendorong untuk membatalkan puasa dan mengganggu kenyamanan dalam beribadah.

8. Suntikan

Suntikan pada poin ini memiliki arti sebagai infus. Suntikan pada umumnya bukan hal yang membatalkan puasa Ramadhan, karena suntikan di pembuluh tidaklah termasuk makan atau minum. Bagi umat muslim yang sedang diinfus saat bulan Ramadhan, tidak diwajibkan untuknya berpuasa. Infus dapat membatalkan puasa karena berguna sebagai pengganti nutrisi makan dan minum.

“… Namun, orang yang sedang berpuasa tidak boleh diberi suntikan nutrisi (infus) di siang hari Ramadhan karena ini sama saja dengan makan atau minum. Oleh sebab itu, pemberian suntikan infus disamakan dengan pembatal puasa Ramadhan. Kemudian, jika memungkinkan untuk melakukan suntik lengan atau pembuluh darah di malam hari maka itu lebih baik.” (Fatwa Lajnah, 10:252)

Baca Juga: Terapkan Tips WFH Ini Agar Tetap Produktif Selama Bulan Puasa 

Ajak Si Kecil Ikut Lomba Mengaji, Dapatkan Hadiah Total 11,5 juta Rupiah!

9. Murtad

Jika seorang muslim sedang dalam keadaan berpuasa dan ia keluar dari agama Islam, hal tersebut otomatis membatalkan puasanya. Murtad merupakan kondisi di mana seseorang keluar dari Islam, baik karena keyakinan, ucapan, maupun perbuatan. Yang termasuk ke dalam kategori murtad adalah mengingkari keesaan Allah atau mengingkari hukum syariat.

Sama hal nya seperti hilang akal, salah satu syarat wajib untuk melaksanakan ibadah puasa adalah berstatus muslim. Artinya, seorang tersebut sudah mengakui Allah sebagai tuhannya, dan Muhammad sebagai nabinya.

10. Menelan Dahak

Hukum menelan dahak atau air liur saat berpuasa memang masih belum tentu di kalangan masyarakat. Imam Nawawi seorang ulama besar mazhab Syafi’i mengungkapkan bahwa:

“Menelan air liur itu tidak membatalkan puasa sesuai kesepakan para ulama. Hal ini berlaku jika orang yang berpuasa tersebut memang biasa mengeluarkan air liur. Sebab susahnya memproteksi air liur untuk masuk kembali.”

Sehingga, menelan dahak atau air liur aman dan bukan hal yang membatalkan puasa. Namun dengan syarat, yaitu selama tidak keluar melewati bibir lalu ditelan.

11. Mengeluarkan Air Mani Secara Sengaja

Berhubungan badan saat berpuasa sudah jelas merupakan hal yang membatalkan puasa Ramadhan. Mengeluarkan air mani secara sengaja pun hukumnya sama, membatalkan puasa. Hal ini karena tidak dapat menahan nafsu saat berpuasa.

Namun, berbeda halnya apabila air mani keluar saat mimpi basah. Jika keluar saat dalam keadaan tertidur, maka tidak membatalkan puasa karena dianggap seorang saat tidur berada pada kondisi yang tidak sadar.

Setelah kamu paham dan mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa, sekarang kamu sudah dapat berpuasa dengan lebih hati-hati tanpa membatalkan ibadah kamu ataupun mengurangi pahala saat berpuasa.

Untuk bisa lebih fokus berpuasa tanpa melakukan hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan, kamu dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat nih, Sobat Cakap. Yuk, tambah inspirasi kegiatan saat bulan Ramadhan kamu bersama Cakap Raya Fest.

Di Cakap Raya Fest, kamu bisa mengikuti kegiatan mulai dari mendengarkan cerita pengalaman berpuasa di negeri orang sambil ngabuburit virtual hingga mencari resep tambahan untuk menu sahur dan berbuka. Ikuti keseruannya sekarang!

Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini

Related Posts

Aplikasi Daring Pertama Belajar Bahasa Dengan Interaksi Dua Arah

#MakinCakap Sekarang!

Download Cakap on Google Play
Download Cakap on The App Store

Kategori

Top Picks