Generasi Z di Hari Kemerdekaan Indonesia

Hari Kemerdekaan Indonesia

Dengar tentang generasi milenial dan segala ceritanya sudah biasa nggak sih? Mulai dari ngomongin quarter life crisis, susahnya cari kerja, atau mahalnya tempat tinggal, isu-isu tersebut kerap mewarnai hari-hari generasi milenial. Tapi, di hari kemerdekaan Indonesia ke-75 ini, nggak hanya milenial yang crisis, tapi juga generasi Z.

Di usia Indonesia yang sudah merdeka selama 75 tahun ini, generasi Z juga akan, atau mungkin sudah mulai, menghadapi permasalahan yang serupa dengan milenial. Yah, walaupun yang digaungkan selalu milenial ini dan milenial itu, nggak berarti generasi yang satu ini nggak insecure dengan masa depan.

Kalau kamu lahir setelah tahun 1995 sampai 2010, baca dulu ini, karena ini yang harus kamu hadapi di kemudian hari.

Siapa itu Generasi Z? Bisa Jadi Kamu

source: giphy.com

Yup, generasi Z adalah mereka yang lahir setelah tahun 1995 sampai 2010. Which means, usia generasi Z yang paling tua adalah 24 tahun. Mereka sudah termasuk usia produktif, sudah punya pekerjaan atau sedang kuliah, bisa ikut pemilu, dan sudah bisa memberikan dampak kepada negara dari segi politik, ekonomi, dan sosial.

Generasi ini tumbuh dengan internet. Kalau masa remaja generasi milenial belum bisa pamer di Instagram, generasi Z besar dengan Instagram, Snapchat, hingga Tiktok. Generasi ini lebih tech savvy, lebih individual, open minded, serba bisa, dan karena mereka dekat banget dengan koneksi internet, cara berpikir mereka lebih global dibanding generasi sebelumnya.

They do worry about future too, meskipun dilabeli sebagai generasi yang individualis. Menurut research yang dilakukan oleh UNiDAYS tahun 2019, dibandingkan generasi sebelumnya generasi Z bakal menghadapi masa depan yang lebih kompleks dan seringkali berkaitan dengan isu global.

Nggak cuma itu, mereka juga khawatir tentang gimana caranya dapat kerja, beli rumah dengan harga yang sesuai, sampai mikirin biaya pendidikan yang naik terus. Yes, they have a lot of things to face!

Apa yang Harus Dihadapi Generasi Z?

source: giphy.com

Buckle up, ayo kita coba bahas.
Menurut UNiDAYS, generasi Z merasa frustasi dengan pemerintah di negara mereka karena suara mereka nggak didengar. Padahal, kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah akan berdampak langsung kepada mereka. 

Selain pemerintah, generasi Z juga dihadapi kekhawatiran akan akses kesehatan, pendidikan, inequality, dan permasalahan lingkungan. Di ulang tahun Indonesia ke-75 ini, kita harus merayakannya di pandemi yang nggak kunjung usai. Apakah itu jadi bahan overthinking generasi Z lagi? Bisa jadi.

Pandemi turut mempengaruhi ekonomi dan jumlah lapangan kerja. Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin tinggi. Akses kesehatan pun nggak bisa dinikmati secara merata. Menurut penelitian Pew Research Center, krisis yang disebabkan oleh pandemi membuat generasi Z usia 18-23 tahun atau orang di rumah mereka kehilangan pekerjaannya.

So this year’s independence day might be different from the previous years. Kalau tahun sebelumnya kita masih bisa rayain dengan makan pakai diskon uang digital, sekarang kita harus lebih bisa ngatur keuangan.

Skill Apa Aja yang Harus Dimiliki oleh Generasi Z?

source: giphy.com

Sebagai generasi Z, apa aja sih yang harus kamu siapin untuk mengisi kemerdekaan?

Saat seluruh generasi Z mulai memasuki usia kerja, teknologi bukan lagi hal asing. Dalam industri apapun, soft skills seperti problem solving, critical thinking, kemampuan interpersonal, decision making, komunikasi, trade skills, dan data analysis. 

Yup, memang banyak banget. Dan nggak sampai disitu aja, generasi Z yang terkenal sebagai learners by nature ini juga harus memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Hidup di era teknologi yang semuanya berubah pesat memang nggak bisa buat kita untuk diam di tempat.

Karena skill demand yang berbeda dari generasi sebelumnya, pola pendidikan yang harus diberikan kepada generasi Z juga harus berbeda. Technical skill, conceptual skill, dan interpersonal skill harus masuk ke dalam kurikulum pendidikan mereka.

Technical skill berkaitan dengan kemampuan individu dalam memahami tugas yang diberikan. Lalu, conceptual skill adalah kemampuan menganalisis dan berpikir kritis terhadap suatu hal yang kompleks. Berpikir kreatif juga termasuk dalam conceptual skill. Yang terakhir, interpersonal skill, berkaitan dengan komunikasi antara dirinya dan orang lain.

Does it sound too much? Yes it is. Tapi, kamu nggak perlu takut untuk hadapi semuanya. Kamu bisa pelajari dan kembangi diri kamu lewat Cakap Upskill lho! Mulai dari entrepreneurship sampai communication skill, kamu tinggal pilih skill mana yang mau kamu kembangkan.

Kamu Generasi Z dan Ingin Kembangkan Skill? Yuk, Latih di Cakap Upskill Sekarang!

Di usia Indonesia yang ke-75, generasi Z akan jadi wajah-wajah baru negara di berbagai bidang. Merekalah yang nantinya akan jadi pemimpin negeri. Buat generasi Z, kamu sudah siap belum, untuk mewarnai kemerdekaan?

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google