Mengenal Creative Thinking dan 3 Tips untuk Melatihnya

creative thinking

Sadarkah kalian kalau semua orang punya bakat kreatif? Yes, karena setiap orang selalu mengubah ide-ide dalam kehidupan mereka sendiri. Tentunya hal itu dilakukan untuk membangun diri sendiri menjadi lebih baik.

Creative thinking berbicara mengenai cara seseorang dalam melihat sesuatu hal dari kacamata dan perspektif yang berbeda. Kalau sebelumnya telah dibahas critical thinking, yuk sekarang giliranmu untuk mengetahui apa itu creative thinking.

Apa itu Creative Thinking?

source: giphy.com

Creative thinking atau berpikir kreatif merupakan suatu kemampuan untuk melihat bermacam-macam hal dalam penyelesaian terhadap suatu masalah. Seorang creative thinker selalu dapat melihat peluang dalam menyiasati dalam segala kesempatan.

Berpikir kreatif juga merupakan proses berpikir yang dapat menghasilkan kreativitas. Dimana creative thinking juga membutuhkan kemampuan menganalisa terhadap hal-hal yang sudah ada saat ini, kemudian diolah menjadi sesuatu yang baru.

Asah Soft Skill Kamu di Cakap Upskill,

Peluang Karir Auto Meningkat!

Bagaimana Cara Membangun Creative Thinking?

source: giphy.com

Menurut The Innovator’s DNA, ada 4 elemen kunci dalam membangun creative thinking skill, apa saja itu? Yuk simak bacaan dibawah ini :

Associating

Menggabungkan sejumlah perspektif dari berbagai bidang atau disiplin yang berbeda untuk menimbulkan suatu gagasan atau hal baru yang inovatif.

Seperti kata sang dewa inovasi, Steve Jobs – “Creativity is connecting things”.

Questioning

Seorang filsuf, Plato berkata “kecerdasan seseorang tidak diukur melalui jawaban yang ia berikan, namun dari keterampilan dalam meracik sebuah pertanyaan”.

Seseorang yang memiliki creative thinking adalah mereka yang selalu bertanya: why, why not dan what if? Hal tersebut digunakan mereka sebagai clue untuk  mendapatkan beraneka gagasan baru.

Observing

Tahukah kamu, pada tahun 2013, seorang pria lulusan ITB berhasil menciptakan teknologi menggunakan network operation center dalam bidang peternakan yaitu efishery. Teknologi ini dibuat untuk mengatur dan mengatasi masalah biaya pakan ikan yang tidak teratur pada saat itu.

Efishery terbentuk karena pemiliknya memiliki kemampuan observasi terhadap lingkungan sekitarnya dan melihat masalah sebagai peluang yang bagus.

Kemampuan observasi dan ketajaman dalam melihat peluang inovasi merupakan DNA yang melekat pada mereka yang memiliki creative thinking.

Experimenting

Kalian pasti pernah mendengar kisah Thomas Alva Edison, sang pencipta bohlam lampu pertama kali, kan? Beliau dikenal sebagai orang yang melakukan eksperimen hingga 2000 kali lho sebelum akhirnya menciptakan lampu.

Creative thinker adalah mereka yang tidak mengenal kata takut untuk mencoba serta melakukan hal-hal yang baru.

Ajak Teman Gabung Cakap, Dapet Voucher Belanja 250k​

Melatih Creative Thinking? Ini Tipsnya!

source: giphy.com

Jangan salah, creative thinking bisa dilatih lho, guys! Ini tips melatih creative thinking:

Bekali Diri Dengan Pengetahuan yang Luas

Untuk bisa mengembangkan kemampuan creative thinking, kamu wajib untuk menambah wawasanmu tentang apa saja yang sedang terjadi di dunia. Banyak hal bisa kamu lakukan seperti brainstorming, ikut seminar, membaca, dan lain sebagainya.

Menulis Sesuatu Setiap Hari

Ini bukan menulis jurnal atau karya ilmiah kok, guys! Kamu bisa memulai kebiasaan ini dengan menulis 300-500 kata per harinya. Menulis dapat membuat kamu tetap terinspirasi serta menjaga pikiranmu untuk terus aktif setiap saat.

Luangkan Waktu Untuk Refreshing

Refreshing tidak harus berpergian jauh, tapi bisa kamu lakukan dengan menonton film misalnya atau ambil waktu untuk melakukan me time. Dengan begitu ketika kamu merasa tenang, maka ide-ide yang baru tentunya akan datang menghampirimu.

Creative thinking adalah satu dari sekian banyak skill yang bisa kamu pelajari untuk meningkatkan produktivitas kamu lho. Sama halnya dengan berpikir kritis, creative thinking juga menuntut kamu untuk bisa menjadi orang yang berpikiran luas atau open minded.

Nah, sobat Cakap, kamu bisa belajar keterampilan lain di Cakap Upskill terutama skill yang dibutuhkan perusahaan. Kini banyak perusahaan mencari kandidat yang memiliki segudang skill. Jadi, tunggu apa lagi?

Baca juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google