Catat, 5 Do’s and Don’ts Saat Melancong ke Negeri Bambu

Sky Tower Image

Ada banyak alasan untuk berkunjung ke Cina. Mengeksplorasi budayanya yang berusia lebih dari 5.000 tahun, mencicipi makanan-makanannya yang penuh citarasa, melihat secara langsung keindahan alamnya yang unik, dan kesempatan untuk mempelajari salah satu bahasa terkompleks di dunia, bahasa Mandarin. Maka tak heran Cina merupakan negara ke-4 yang paling banyak dikunjungi pada tahun 2018.

Sebagai salah satu peradaban tertua di dunia, budaya Cina terus berkembang selama beribu-ribu tahun, menghasilkan suatu kebudayaan yang kental dan adat istiadat yang khas. Sangat mungkin kamu menemukan kebiasaan-kebiasaan yang mengejutkan atau tidak biasa di sana.

Agar kamu tidak mengalami culture shock atau merasa canggung apalagi melakukan hal-hal yang menyinggung kebudayaan dan norma di Cina, simak dulu 5 do’s and don’ts di bawah ini sebelum berlibur ke Cina!

Don’ts

1. Hindari kontak fisik yang berlebihan

Hindari kontak fisik yang . berlebihan
source: giphy.com

Terutama ketika bertemu seseorang untuk pertama kalinya, hindari kontak fisik berlebihan seperti jabat tangan yang terlalu kuat atau memberikan pelukan. Kontak fisik yang berlebihan akan membuat masyarakat lokal merasa tidak nyaman.

Sebuah jabat tangan yang terlalu kuat dapat ditafsirkan sebagai tanda agresi. Senyuman, anggukan sederhana, atau jabat tangan yang sewajarnya sudah cukup menunjukkan keramahanmu.

2. Hindari berbicara soal politik

Hindari berbicara soal politik
source: giphy.com

Cara terbaik untuk menghindari masalah adalah dengan tidak mengungkit-ungkit hal-hal yang sensitif secara politik, seperti masalah Taiwan, Xinjiang, Hong Kong, Tibet, atau Tiananmen. Sebisa mungkin hindari memberikan kritik mengenai Cina. Cina memiliki tingkat nasionalisme dan kebanggaan yang tinggi atas negara mereka. Mengkritik negara mereka dapat memberikan kesan negatif. Jangan pula membandingkan Cina dengan Jepang.

3. Jangan naik taksi ilegal

Jangan naik taksi ilegal
source: giphy.com

Jika seseorang berteriak ‘taksi!’ saat kamu sedang menunggu taksi, jangan langsung percaya kecuali taksi tersebut adalah taksi terdaftar. Karena salah-salah kamu bisa kena tipu, misalnya argometer palsu yang membuat tarif jadi tinggi atau lebih parahnya barang-barangmu malah dicuri.

Taksi ilegal di Cina biasa disebut ‘black taxi’. Untuk menghindarinya, pastikan bahwa tarifnya didasarkan pada argometer sebelum memulai perjalanan. Jika sopir taksi tersebut tidak setuju, pilihlah taksi lain. Kamu juga bisa bertanya terlebih dahulu pada resepsionis hotel mengenai harga rata-rata untuk pergi ke tujuanmu.

4. Jangan memberi tip

Jangan memberi tip
source: giphy.com

Memberi tip tidak menjadi kebiasaan bagi warga di Cina. Sopir taksi, staf restoran, dan pelayan tidak mengharapkan tip dari tamu dan malah bisa merasa tersinggung jika ditawarkan atau diberikan tip.

Namun, ada pengecualian untuk pemandu tur lokal. Kamu bisa memberikan tip kepada mereka karena mereka biasanya bergantung pada tip dari tamu sebagai penghasilan mereka.

5. Jangan menulis menggunakan pena merah

Jangan menulis menggunakan tinta merah
source: giphy.com

Ada banyak alasan mengapa tinta merah dihindari. Tinta merah merupakan simbol protes atau kritik. Seperti sekolah-sekolah di Indonesia, tinta merah biasanya digunakan oleh guru untuk mengoreksi pekerjaan murid.

Tinta merah biasanya digunakan menandai nama-nama kriminal yang dihukum mati dan menuliskan nama mereka di batu nisan. Tak hanya itu, tinta merah juga kadang-kadang digunakan untuk menyampaikan berita buruk. Oleh karena itu, hindari menggunakan pena bertinta merah apalagi saat menulis nama orang.

Baca Juga:
Sebelum Melancong ke Negeri Sakura, Simak Dulu 5 Do’s & Don’ts Ini

 

Do’s

1. Menawar saat berbelanja

Menawar saat berbelanja
source: giphy.com

Harga barang di pasar-pasar Cina biasanya bukan harga tetap sehingga kamu sangat dianjurkan untuk menawar saat berbelanja khususnya saat di toko suvenir. Terkadang kamu bisa mendapatkan separuh harga dari harga awal yang ditawarkan.

Terdapat beberapa teknik menawar yang bisa kamu gunakan. Mulai dengan langsung menawar alih-alih menanyakan harga. Jika penjual menolak harga yang kamu tawar, berpura-pura untuk pergi dari toko tersebut. Seringkali, sang penjual akan memanggilmu kembali dan akhirnya setuju dengan harga yang kamu tawar. Jangan lupa untuk membawa kalkulator sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

2. Mengucapkan ‘nin hao’ saat berbicara ke orang yang lebih tua

1. Menggunakan ungkapan ‘nin hao’ saat berbicara ke orang yang lebih tua
source: giphy.com

Saat menyapa orang yang lebih tua, ucapkan ‘nin hao’ (您好) alih-alih ‘ni hao’ (你好). Ungkapan ini digunakan untuk menyapa orang yang lebih tua karena lebih sopan dan formal. Selain itu, selalu sapa orang yang paling tua terlebih dahulu. Ini menunjukkan sikap hormatmu terhadap mereka.

3. Selalu membawa tisu

Selalu membawa tisu
source: giphy.com

Tisu dan pembersih tangan (hand sanitizer) merupakan dua hal yang wajib ada di dalam tas kamu selama berpergian di Cina. Toilet umum di Cina khususnya di daerah-daerah wisata yang ramai pengunjung terkenal kurang bersih dan jarang memiliki tisu. Jadi persiapkan dirimu dengan tisu agar kamu tidak kewalahan saat di toilet.

4. Nikmati makanan dan minuman yang ditawarkan

Nikmati makanan dan minuman yang ditawarkan
source: giphy.com

Saat keluar makan dengan warga lokal, nikmati makanan dan minuman sepuasnya. Warga lokal senang saat melihat turis asing menikmati makanan mereka. Jangan lupa mengucapkan ‘gan bei’ (干杯) yang berarti ‘cheers!’ sebelum meneguk minumanmu. 

5. Pelajari bahasa Mandarin dasar

Pelajari bahasa Mandarin dasar
source: giphy.com

Menguasai bahasa Mandarin dasar seperti menanyakan arah atau harga cukup penting untuk memudahkan liburanmu. Walaupun bahasa Inggris sudah semakin umum terutama di Beijing, banyak pemilik toko dan sopir taksi yang hanya bisa berbicara bahasa Mandarin.

Kamu tidak perlu bingung mencari-cari les karena di Cakap ada Paket Bahasa Mandarin yang memungkinkan kamu untuk belajar sesuai dengan jadwalmu sendiri. Tunggu apa lagi, yuk mulai belajar biar kamu bisa tawar-menawar saat beli oleh-oleh di Cina!

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google