Mulai Sekarang, Jadi Orang yang Lebih Open Minded Yuk

open minded

Ngomong soal open minded, apa sekadar banyak komentar aja? Oh nggak. Sifat ini lebih dari itu. Ketika kamu menanggapi segala sesuatu dengan objektif tanpa berargumen untuk diri sendiri, namanya baru open minded. Tandanya kamu terbuka untuk menerima perubahan dan hal baru.

Orang yang open minded lebih suka bertanya ketimbang membuat pernyataan yang ingin dianggap benar oleh orang lain. Itulah mengapa mereka cenderung friendly. Semisal ada yang gak setuju dengan suatu hal lalu berubah emosi ketika mengutarakan argumennya, itu baru cringe artinya.

Cobalah lebih melihat dari segala sisi. Jadi open minded itu gak bisa subjektif. Oke kalau kamu punya pendapatmu sendiri, tapi beda dengan punya orang lain itu hal wajar. Jangan sampai kamu terlalu emosi untuk membuat orang lain seakan harus menerima idemu. Justru, di situlah kamu meleburkan satu pikiran dan yang lainnya.

Paham kan? Nah, kembangkan sifat open minded dalam dirimu yuk. Pakai 3 tips ini aja, dijamin kamu bisa jadi orang yang punya pemikiran lebih luas.

Socialize with new people

source: giphy.com

Ingat, ketemu dan ngobrolnya dengan orang-orang yang memberi aura positif ya, bukan toxic friendship. Misal dari acara volunteer, grup dengan anggota yang punya kesukaan yang sama denganmu, lingkungan pekerjaan atau sekolahmu. Dengan begitu, kamu akan banyak tahu pendapat orang terhadap suatu hal.

Selain menambah informasi, kamu jadi terbiasa mengenal orang lain melalui buah pikirannya. Kemudian, ngobrol dengan orang baru dapat sembari melatih kemampuan teamwork lho. Meluasnya wawasanmu terhadap banyak kan lebih seru kalau didiskusiin bareng mereka. Gak percaya? Cobain makanya. Jangan ragu untuk bertanya dan memulai deep conversation. Ngobrol santai aja.

Explore: music, book, film

source: giphy.com

Yang tadinya kamu cuma baca buku cinta-cintaan, coba deh baca buku yang mengangkat isu sosial atau bahkan politik. Sama halnya dengan musik dan film. Try new genres itu bagus. Pastinya semua karya seni punya makna khusus di balik penciptaannya. Siapa tahu kamu lebih peka terhadap ide yang berusaha diutarakan si pencipta seni ke dalam karyanya. Pendapat-pendapat itu kan yang melatih sifat open minded. Misal kamu nonton film sejarah atau baca buku soal isu gender, otomatis kamu akan punya banyak informasi tentang topik itu. Nanti kalau ada yang berpendapat, kamu bisa utarakan pendapatmu serta bertanya lagi lebih banyak. Seru kan kalau tahu banyak hal?

Listen, okay?

source: giphy.com

Banyak mendengar daripada bicara itu salah satu kunci menjadi orang yang open minded. Kamu bisa juga kok berpendapat, tapi jangan seakan memaksa orang lain mengiyakan itu. Tetap harus objektif. Dan ingat, jangan sering berasumsi negatif terhadap suatu hal. Itulah gunanya mendengarkan dahulu.  Lalu, cari tahu kenapa kamu bisa berasumsi. Kenapa gak dicoba pikir dari segala sisi?

Terapkan tips-tips tadi di kehidupan sehari-harimu biar kamu jadi orang yang lebih bisa menerima pendapat orang lain serta gak berpikiran sempit. Be open-minded, be friendly, be smart.

Latih Open Minded Kamu Dengan Cakap Upskill
Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google