Hemat Pangkal Kaya, Ini Cara Praktis Menghemat Uang

cara menghemat uang

Waktu kecil kita selalu dipesankan orangtua untuk berhemat, namun begitu sampai sekarang kita kerap kesulitan menghemat uang meskipun kita telah mencoba berbagai cara.

Nah sebelum mengetahui bagaimana cara menghemat uang, kamu perlu tau kenapa kamu harus menghemat uang. Simak yuk!

Manfaat Menghemat Uang

source: giphy.com

Mempersiapkan Dana Darurat

Menghemat uang tidak harus selalu soal membeli barang . Kondisi yang tidak menentu seperti sekarang memaksa kamu untuk mempersiapkan dana darurat.

Dana ini dapat digunakan ketika kamu memerlukan uang dengan jumlah yang besar di masa depan. Seperti biaya perobatan, diberhentikan dari tempat kerja, dan lain sebagainya. Jadi mulailah mengumpulkan dana darurat dari sekarang.

Pensiun Dini

Usia produktif manusia yaitu 15 sampai 64 tahun. Ketika usia sudah memasuki umur 60 tahun, sebagian orang sudah tidak kuat untuk bekerja sehingga mereka harus pensiun.

Kamu bisa pensiun tanpa perlu menunggu kekuatan badan melemah, namun kamu perlu dana yang cukup besar ketika memutuskan untuk pensiun dini. Hal itu mustahil jika kamu tidak memiliki kebiasaan berhemat. Jadi ubahlah gaya hidupmu!

Kedua hal di atas dapat kamu capai dengan mengikuti beberapa cara di bawah ini, ayo simak cara menghemat uang!

Cara Menghemat Uang

source: giphy.com

Membuat Anggaran untuk Mengatur Uang

Kalau permasalahanmu ternyata tidak mengetahui kemana uang yang kamu habiskan, maka kamu memerlukan anggaran bulanan.

Membuat anggaran bulanan dapat membantu kamu dalam menelusuri uang yang telah digunakan. Selain itu, anggaran juga bisa mengontrolmu ketika menggunakan uang. Kamu juga bisa membuka rekening khusus anggaran bulanan untuk memperketat pengeluaranmu.

Tambah Sumber Penghasilan

Uang bulanan selalu habis di tengah bulan? Udah menghemat tapi tetap aja kurang? Berarti tandanya kamu perlu menambah sumber penghasilan. Namun kamu perlu memastikan apakah gaya hidup yang kamu jalani sudah sesuai atau engga dengan penghasilan yang kamu terima.

Jadi ketika kamu hidup sederhana, uang tambahanmu bisa menambah pundi-pundi kekayaan Nah untuk menambah sumber penghasilan, kamu bisa mengikuti program CakapMom

Hindari Pembelian Impulsif

Pembelian Implusif adalah sebuah keputusan tidak terencana untuk membeli suatu produk atau jasa. Jadi keputusan baru datang sebelum melangsungkan pembelian.

Nah pembelian impulsif ini jadi fenomena yang sedang terjadi belakangan ini. Hal ini juga yang buat kamu boros sehingga gagal terus menghemat uang. Maka dari itu kamu perlu menghindari pembelian impulsif.

Caranya gimana? Cara paling mudah adalah lebih kritis ketika membeli dan bawa uang secukupnya ketika kamu belanja.

Investasi Skill

Mungkin ada yang mengira bahwa ketika menghemat uang kamu perlu investasi saham dan lain-lain. Padahal ada yang jauh lebih penting dari itu yaitu investasi skill atau pengembangan diri.

Skill atau keahlian diri sangat dibutuhkan saat ini. Mengapa? Ketika jumlah sumber daya manusia sudah banyak, skill yang bisa membedakan satu dengan yang lainnya.

Meskipun kamu sedang menghemat uang, tidak ada salahnya untuk mengikuti pelatihan. Kamu akan meraih pendapatan yang lebih besar dengan skill yang mapan.

Baca Juga: 10 Skill yang Paling Dibutuhkan Tahun 2020, Sudah Siap?

Cakapin Temanmu

Belanja online sering jadi penyebab sulitnya kita menghemat uang. Bahkan ada lho orang yang sulit menahan godaan belanja online karena promo-promo yang menghantam terlalu kuat hingga menembus tembok pertahanan diri.

Nah kamu engga perlu menahan godaan belanja online supaya bisa menghemat uang. Kamu tinggal Cakapin Temanmu dan dapetin voucher belanja senilai 250 ribu tiap ajak teman gabung Cakap.

Jadi kamu bebas belanja online tanpa harus mengeluarkan uang pribadi. Modern problem require modern solution, right?

Lingkungan memiliki pengaruh yang besar bagi diri kita. Bagaimana cara kita bersikap saja merupakan cerminan dari orang-orang yang berada di sekitar kita. Maka dari itu, pastikan lingkunganmu suportif sehingga kamu bisa lebih mudah menghemat uang.

Banner Bahasa Asing

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google