Asal Usul Mooncake Festival yang Sarat Makna

mooncake festival

Mooncake Festival adalah salah satu festival musim gugur yang ada di China. Festival ini identik dengan kue bulan di mana kue ini juga sering dimakan oleh warna +62. Mooncake Festival di China dirayakan pada hari ke-15 pada bulan ke-8. 

Ketika orang Tionghoa sedang merayakan Mooncake Festival, kue bulan atau mooncake memiliki beberapa fungsi. Pertama, kue bulan dijadikan sesajen. Kedua, memakannya dalam rangka merayakan festival. Terakhir, membagikannya kepada anggota keluarga atau teman.

Lalu, bagaimana asal usul festival kue bulan? Mengapa mooncake menjadi sajian utama dalam Mooncake Festival? Berikut ini adalah kisah asal-usul Mooncake Festival berdasarkan dongeng yang populer di China.

Asal Usul Mooncake Festival

source: giphy.com

Kisah Chang Er adalah dongeng yang populer dan dipercaya sebagai asal usul Mooncake Festival. Kisah ini terjadi pada zaman Kaisar Yao dan pada saat itu bumi memiliki 10 matahari yang bergantian menyinari bumi.

Pada suatu hari kesepuluh matahari itu menyinari bumi secara bersamaan dan panasnya bukan main. Akhirnya Kaisar Yao mengutus seorang pemanah bernama Hou Yi untuk memusnahkan sembilan matahari dan menyisakan satu matahari saja.

Huo Yi berhasil menuntaskan misinya dan diberi hadiah sebuah pil keabadian dari Dewi Surga Barat. Tiba-tiba seorang pencuri bernama Feng Meng menyelinap rumah Huo Yi dengan niat untuk mencuri pil keabadian tersebut.

Istri Huo Yi, Chang Er, menyadari kalau ada pencuri yang masuk ke rumahnya. Kemudian, Chang Er menelan pil keabadian itu agar tidak jatuh pada tangan yang salah. Namun, Chang Er justru pergi terbang ke bulan setelah meminum pil itu.

Huo Yi yang masih sedih akibat ditinggal pasangannya itu sontak takjub melihat sesosok yang mirip istrinya muncul di Bulan. Dia membawa makanan yang disukai oleh Chang Er ke altar dan mempersembahkannya sebagai kurban untuknya. 

Setelah mendengar bahwa Chang Er menjadi dewi, orang-orang juga mempersembahkan kurban kepada Chang Er untuk mendoakan perdamaian dan keberuntungan. Sejak saat itu, tradisi berkurban atau Mooncake Festival diperingati setiap hari ke-15 bulan kedelapan kalender China.

Asal usul Mooncake Festival ternyata sarat makna. Wajar rasanya apabila Mooncake Festival menjadi festival musim gugur terpopuler. Namun begitu, festival lainnya juga tidak kalah keren dari Mooncake Festival.

Kamu suka budaya Negeri Tirai Bambu? Kamu bisa lho belajar budaya sekaligus belajar bahasanya dengan daftar kelas bahasa Mandarin di Cakap. Metode belajar dua arah memungkinkan kamu untuk berinteraksi langsung dengan tutor. Yuk daftar sekarang!

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google