Take A Deep Breath, Anxiety Bisa Diatasi Kok

Anxiety

Anxiety atau gangguan kecemasan seringkali menyerang mental seseorang. Biasanya ditandai dengan adanya perasaan memikul berat entah masalah pekerjaan, sekolah, atau hal-hal kecil lain. Alhasil, seseorang jadi sulit mengontrol rasa takutnya.  

Trauma, kejadian buruk masa kecil, bahkan keturunan (genetik) merupakan penyebab utama anxiety. Tapi, anxiety bukan sekadar deg-degan berlebih ketika dihadapkan dengan situasi yang membuat seseorang tertekan. 3 jenis yang perlu kamu tahu soal anxiety disorder ini punya gejala yang berbeda.

Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Merasa cemas berlebihan atau lebih baper di situasi yang gak menegangkan merupakan tanda anxiety jenis ini. Seringkali orang yang mengalami GAD mudah lelah, tapi sulit mengatur jadwal tidurnya. Insomnia itu udah jadi hal biasa karena meski tubuhnya butuh istirahat, pikirannya gak berhenti dari kecemasan dan ketakutan.

Social Anxiety Disorder (SAD)

Gugup karena bertemu orang baru itu wajar. Berbeda halnya dengan yang mengalami SAD. Mereka benar-benar ketakutan, keringetan, dan kepengen buru-buru keluar dari kumpulan orang itu. Salah satu situasinya yaitu mereka akan kesulitan ketika public speaking. Selain berada di depan orang banyak, biasanya mereka takut dinilai buruk dan ditonton sehingga kegugupan berlebih itu muncul. Berlangsungnya pun cukup lama.

Panic Disorder

Kepanikan yang dirasakan orang dengan PD lebih ekstrim dari panik pada umumnya. Nyeri dada, keringetan, napas gak teratur, dan sakit kepala. Itulah gejala yang menyerang kesehatan fisik pula. Dan, bisa terjadi kapan dan di mana aja.

Gimana Cara Mengatasinya?

Apa kamu salah satu orang yang sering mengalami gejala itu? If yes, jangan didiemin. Nanti aktivitasmu terganggu. Karena gak cuma nyerang mental, tapi fisik juga. Here’s some ways that can handle anxiety. Semoga membantu guys.

source: giphy.com

Sesuai dengan judul, take a deep breath… 4 in, 4 out. Lakukan selama 5 menit secara berulang-ulang. Dijamin kamu bisa lebih tenang dari sebelumnya. Jangan lupa untuk siapkan aromaterapi di rumahmu. Misal letakkan dua di kamarmu dengan wangi yang berbeda. Bisa berupa lilin atau essential oil yang khusus memberi kesan aromaterapi. Wangi-wangi itu punya kekuatan super untuk bikin calming lho.

source: giphy.com

Makan sehat seperti buah dan sayur. Minum air putih setiap hari. Olahraga, at least take a walk selama 10-20 menit, atau yoga. Rutin deh dilakuin, lama-kelamaan kamu akan jago mengontrol rasa takut, panik, atau cemas yang mendadak muncul. Pikiran yang sehat kan dipengaruhi oleh fisik yang sehat juga. So, jangan remehkan untuk be healthy ya.

source: giphy.com

You know, nulis itu berasa terapi karena kamu bebas berekspresi. Try to write something everyday. Misal, kegiatan sehari-hari, kejadian yang kamu rasain selama sehari penuh. Atau, tulis apapun yang ingin kamu tulis. Buat puisi mungkin? Atau bahkan lirik lagu? Sembari nulis, sembari dengerin lagu lo-fi, terus nyalain aromatherapy candle. Oh, yes. Try ‘em.

source: giphy.com

Be open minded about anything, coba. Lakuin kegiatan baru yang belum pernah kamu coba. Siapa tahu dengan menggeluti hobi baru, kamu bertemu teman-teman yang punya kesukaan sama. Bisa jadi hal baru itu memberi dampak positif terhadap hidupmu. Menyibukkan diri dengan hal yang disenangi kan mampu mengurangi kecemasan. Jadinya kamu fokus sama apa yang dilakukan aja.

Jangan takut untuk cerita sama teman terdekatmu guys. You always have someone you can rely on. Kalau merasa apa-apa, cerita aja ya. Jangan dipendam nanti stres. Itu yang bahaya. Semangat guys. Live a happy life yes!

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google