Alasan Pemerintah Menerbitkan Kartu Prakerja

alasan pemerintah prakerja

Kartu Prakerja akan segera diterbitkan awal bulan april ini oleh pemerintah Indonesia. Biaya yang dianggarkan oleh pemerintah juga tidak main-main yaitu sekitar Rp 20 Triliun. Anggaran tersebut akan diimplementasikan untuk para pemegang kartu prakerja, salah satunya melalui insentif dan uang saku. Rumornya, pemegang kartu prakerja akan diberi bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000 dan diberi insentif Rp 600.000 per bulan dalam waktu empat bulan dan insentif survei bekerja sebesar Rp 150.000.

Menarik tentunya, apalagi jika kamu saat ini baru saja lulus kuliah dan sedang ingin mengembangkan skill. Lalu apa alasan pemerintah menerbitkan kartu prakerja, simak ulasannya berikut ini;

Jumlah Penduduk Usia Produktif Tinggi

Menurut Badan Pusat Statistik, Saat ini penduduk Indonesia di prediksi mencapai 269,6 juta jiwa pada tahun 2020. Dengan jumlah yang sebanyak itu, usia produktifnya mendominasi dengan angka 185,34 juta jiwa. Usia produktif adalah usia yang berkisar 15-64 tahun, menjadi usia yang optimal dalam bekerja.

Tingginya angka usia produktif tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk memaksimalkan sumber daya manusia yang ada. Tentunya perlu dengan diberi skill-skill yang diperlukan dunia kerja saat ini.

Menekan Angka Pengangguran

Dengan Usia Produktif sebanyak itu, ada sekitar 7 juta jiwa menganggur. Angka tersebut tentu mengkhawatirkan dan seharusnya bisa diberdayakan dengan baik sebagai sumber daya manusia yang baik.

Tingginya angka pengangguran merupakan penyebab sulitnya akses penduduk mengembangkan skillnya, salah satunya biaya kursus yang lumayan mahal. Oleh karena itu dengan kartu prakerja, pemerintah akan membiayai biaya pelatihan tersebut.

Revolusi Industri 4.0

Industri 4.0 adalah sebuah kemajuan sistem industri yang menitikberatkan pada kemajuan teknologi cyber dan otomatisasi yang berguna untuk memudahkan pekerjaan manusia. Industri 4.0 identik dengan streotype ‘digitalisasi’ yang saat ini sedang marak dalam segala bidang kehidupan manusia.

Melihat revolusi itu, pemerintah perlu bertanggung jawab untuk memberi pelatihan agar para penduduk usia produktif siap untuk revolusi industri 4.0. Dengan kamu memiliki Kartu prakerja akan memberi banyak memberi fasilitas yang kemungkinan didominasi kemampuan kerja digital

Mempersiapkan SDM yang mampu bersaing

Saat ini sumber daya manusia di Indonesia memang banyak jumlahnya, namun  belum optimal. Terlebih lagi saat ini dalam persaingan pasar global. Pemerintah perlu menyiapkan calon pekerja yang mampu besaing, setidaknya bisa diterima berbicara banyak dalam perusahan multinasional.

Untuk mendukung kemampuan bersaing di pasar global, masyarakat perlu membekali kemampuan dasarnya, yaitu bahasa inggris. Sebagai bahasa internasional, bahasa inggris sangat diperlukan dalam persaingan global, oleh karena itu menekankan penduduk untuk bisa berbahasa inggris menjadi perhatian utama pemerintah.

Dalam era digital seperti ini, tidak ada alasan untuk tidak bisa belajar bahasa inggris karena sudah banyak platform online. Salah satunya Cakap, dengan banyak pilihan kursus bahasa Inggris yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan profesi kamu. Tertarik? Yuk, klik banner dibawah ini.

Kartu Prakerja

Cita-cita Indonesia menjadi Negara Maju Kelima Tahun 2045

Proyeksi jangka panjang Indonesia adalah menjadi negara maju pada tahun 2045. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani ciri negara maju adalah kualitas sumber daya manusia yang tercipta dari pendidikan dan skill. Untuk itu pemerintah memberi perhatian lebih pada pengembangan SDM.

Kartu Prakerja adalah langkah awal untuk menggapai cita-cita Indonesia tersebut. Pengembangan SDM akan mempunyai dampak yang bagus untuk infrastruktur, ekonomi dan pemerintahan ke depannya. Dampak tersebut adalah indikator yang saat ini menjadi acuan di negara maju. Jadi mulai sekarang kamu jangan lupa untuk daftar kartu prakerja agar tidak kehilangan kesempatan belajar dengan disubsidi pemerintah.

Fasilitas kartu prakerja harus kamu maksimalkan, karena akan membantu kamu menaikkan taraf hidup dan membantu kamu mengembangkan apa minat bakatmu. Menjadi penduduk yang berkualitas juga akan membantu negara memewujudkan cita-citanya menjadi negara maju.

Baca Juga : Berikut 10 Skill yang Dibutuhkan Tahun 2020, Sudah Siap?

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google